Seseorang

Terkadang, aku sering bertanya pada diriku sendiri:

"Kenapa aku begitu canggung pada seseorang yang menyimpan darah yang sama antara aku dan dia?"

Atau
"Apakah kami berbeda dengan yang lainnya?"

Atau
"Apa hanya kami yang seperti ini?"

Melihat teman-teman yang memiliki seseorang yang bisa diajak bercengkrama mengenai kesehariannya, berjalan-jalan menyusuri keindahan kota, berbincang mengenai masa depan yang seolah-olah mengetahui dengan pasti adanya hari esok, dan lain sebagainya dengan Orang itu. Iri? Jelas. Aku pun ingin merasakan semua kegiatan itu bersama dengannya. Tetapi, entah kenapa seakan-akan di hadapan kami ada tembok besar yang sangat sulit bagiku untuk menghancurkannya. Hubungan antara aku dan Dia seolah-olah hanya sekedar "mengatur dan diatur". Ah, setelah kupikir-pikir betapa menyedihkannya hubungan antara kami berdua. Tidak hanya itu, pun ketika kami bertemu secara tidak sengaja di jalan, saling sapa pun tidak, yang kulihat hanya usahanya untuk menundukkan kepala dengan maksud agar aku tak melihatnya. Mungkin ia berpikir Aku takkan menyadarinya. Tetapi ayolah, aku tidak sebodoh itu.

Entah mengapa, setiap kali aku membicarakan hal ini kepada teman-teman ku mereka hanya menatapku dengan rasa kasihan, atau tatapan meremehkan. Kau pasti bertanya darimana aku tahu itu? Sangat jelas terlihat dari raut muka mereka dalam menanggapi ceritaku itu. Memang salahku sih, yang selalu bercerita dengan nada bercanda. Tapi bukan kah setiap candaan selalu ada makna tersirat di dalamnya? Ah, aku harap mereka paham mengenai itu. Terkadang aku lelah untuk mendengar ocehannya. Karena setiap ocehannya itu selalu terdengar sindiran-sindiran yang ia celetukkan padaku, tanpa aku tahu apa makna dari sindiran itu. Yang bisa ku lakukan hanya lah berpikir positif akan hal itu. Awalnya, kupikir semua ini wajar dan memang yang lain pun seperti ini. Namun setelah semua ini, aku memiliki pemikiran lain, bahwa hanya kami lah yang seperti ini. Terlebih saat aku mencoba untuk membanding-bandingkannya dengan yang lain. Dalam diri pun pada akhirnya timbul kekhawatiran, bila hubungan yang seperti ini akan terus berlanjut. Akankah di masa depan kami akan membaik atau bahkan memburuk? Ah, kurasa itu semua tergantung pada usaha aku dan dia untuk memperbaiki hubungan ini.

30.12.17, 00.03.

Comments

Popular Posts